DreadOut, Gamexeon Terpesona dan Ketakutan!

DreadOut saat ini telah terbit dalam bentuk DEMO dan Gamexeon mencicipinya sampai terpesona dan ketakutan. Ketakutan sampai seperti apa?

tau-tau nongol


Chris yang biasa kita kenal dengan artikel-artikel "berani" seputar MMO ternyata hanya berani mencicipi DreadOut melalui video yang beredar di YouTube tanpa suara.
"Saya matiin suaranya, karena saya takut. Saya skip-skip pada adegan yang sekiranya menyeramkan"

Meski sudah melewati adegan-adegan tertentu, Chris masih tetap dikagetkan dengan adegan seram.
"[Hantu] yang ditangga, sama yang dipojokan, tau-tau nongol. Asem."

Lalu bagaimana pendapat Chris mengenai Heroine kita dalam DreadOut, si Linda?
"Itung-itung fanservice lah kalau di game."
"Gak semua remaja indonesia, khususnya cewek, seragamnya kayak Linda. Tapi memang ada yang kayak gitu."

Soal pakaian Linda, Gamexeon pernah mengabarkan bahwa dalam DEMO DreadOut tercantum pakaian-pakaian lain seperti Hot Pants, Kebaya, dan Jeans. Apakah pakaian itu akan menambah serunya bermain DreadOut?
"Saya kirain itu cuma untuk lucu-lucuan aja sih. Sama kayak mod di game-game PC yang bisa ganti kostum karakter utamanya dengan baju aneh-aneh".

"[Hot Pants] membuat game tambah 'menarik' aja".




Alt + f4


Pengalaman bermain yang berbeda dirasakan oleh Sansan karena dia memberanikan diri untuk memainkan DreadOut, bukan hanya nonton video seperti Christine :p

Untuk mulai menikmati DreadOut ternyata dipilih hari yang spesial oleh Sansan.
"Mulai dari malam Jumat, trus mainnya hari Jumat."

Rasa seram mulai dirasakan Sansan sejak game dalam proses Loading. Tapi rasa seram itu berubah menjadi greget ketika adegan Linda mulai tampil.
"Protagonisnya cukup greget buat orang Indonesia".

Iya, sosok Linda memang "greget" banget di DreadOut, lalu kapan lanjut mainnya Sansan? Jangan melototin Linda terus.
"Ok lanjut."
"Suasana yg dihadirkan... whuw... ngeri"
"Daerah gelap, suara keheningan malam hari.. Mencoba untuk melanjutkan game walau rasa takut melanda."
"Hantu-hantunya serem banget. Sama kaya gaya Fatal Frame yang kameranya bakal langsung jadi FPS, langsung membuat hantu itu semakin jelas. :( "

Setelah hantu menjadi jelas dan besar di layar apa yang terjadi?
"Panik!"

Pada adegan yang sangat seram, Sansan sampai reflek menekan ALT F4 untuk menutup game.
"Si Kunti wajah scream ngejar terus."

"Saya sempet Alt + f4, terus saya main lagi."




Keren, Mirip Fatal Frame


Bila kamu suka mengikuti informasi game android dan berbagai gadget pasti sering membaca berita dari Rendy. Bagaimana kesannya terhadap DreadOut?

Bagi Rendy, DreadOut dirasakan sebagai game yang "keren" meski "dari segi jalan cerita dan gameplay mirip game [dari] luar [negeri]" yang juga menggunakan kamera untuk menghadapi hantu dan dibintangi oleh perempuan. Game itu adalah "Fatal Frame".

Tapi sebenarnya ide "suasana gelap dan cuma 1 sumber penerangan"  juga banyak digunakan oleh game lain seperti "Slenderman".
"Tema dan cerita [DreadOut] memang beda jauh [dari Fatal Frame]"

"[Tema dan cerita DreadOut] kita banget."

Unsur yang "kita banget" dalam DreadOut bisa kamu saksikan dalam banyak hal, mulai dari musik, hantu-hantu, lingkungan Linda berpetualang, sampai pakaian yang dikenakan Linda.


Dukung Dreadout


Apakah kamu suka DreadOut? Ingin mencoba Demo DreadOut? Atau langsung ingin menunjukkan dukunganmu terhadap DreadOut yang merupakan hasil karya developer game Indonesia?

Yuk kunjungi halaman Steam Greenlight DreadOut :)

Ditulis oleh Bayu Bramantya pada 15 April 2013 13:20



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus