Trend Game Online Khusus Dewasa

Ada yang pernah bilang: “game itu hanya untuk anak-anak, orang dewasa ngapain sih masih main game?” Well, kalian boleh saja setuju atau tidak setuju dengan pernyataan tersebut, namun jika melihat perkembangan industri game akhir-akhir ini di mana banyak game dengan konten khusus dewasa, tampaknya kalimat di atas sudah tidak relevan dengan keadaan sekarang.

Keadaan di jagad MMO juga seperti itu. Game online yang memiliki muatan khusus dewasa juga mulai banyak bermunculan. Salah satu yang sedang ‘hangat’ dibincangkan oleh gamer (dewasa) adalah MMORPG Scarlet’s Blade, atau Queen’s Blade. Game ini ditunjuk sebagai MMORPG khusus dewasa. Kenapa? Karena game ini menampilan banyak karakter wanita dalam balutan pakaian yang hampir “polos”, wow!

aggro

Scarlet Blade boleh saja nyeleneh dalam hal ‘eye candy’, namun MMO khusus dewasa tidak hanya sebatas pameran ‘paha-dada’ saja. Tema cerita dan desain karakter yang lebih kelam, dan konten kekerasan seperti cipratan darah, juga dikategorikan sebagai MMO dewasa, atau setidaknya MMO yang tidak cocok untuk dimainkan anak-anak.

Perlukah MMO khusus dewasa?


Perlukah MMO khusus dewasa? Mengapa tidak dirancang saja MMO yang aman dimainkan untuk semua usia? Hal ini berkaitan erat dengan usia gamer yang memainkan MMO. Tidak semua gamer itu anak-anak, dan beberapa di antaranya malah berasal dari usia dewasa, bahkan ada yang berasal dari usia 21 tahun ke atas. Tentu saja ada gamer dewasa yang menginginkan game tidak hanya memiliki grafis lucu dan storyline simpel. gamexeon.com

Misalnya saja FoxySoft, sebuah developer MMO yang mengembangkan game online khusus dewasa berjudul Venus Rising. Mereka menyadari bahwa ada ‘jurang’ diantara game online dan “hiburan” untuk audiens dewasa. Tidak banyak developer membuat game online untuk menjadi ‘hiburan’ para gamer dewasa, dan cenderung menghindari untuk memasukan konten seperti itu ke game mereka. sehingga FoxySoft merancang sebuah game online yang bisa memuaskan para gamer dewasa, dengan konten ‘plus-plus’.

knight

Beberapa MMO khusus dewasa (mature content) menurut rating ESRB adalah TERA, Requiem Online, Age of Conan, Ultima Online, Scarlet Blade, Age of Wushu, dan lainnya. Rating tersebut diberikan karena game mengandung konten kekerasan, darah, ataupun pakaian minim yang ‘mengundang’. Namun rating ESRB juga belum mencantumkan beberapa judul MMO lainnya yang sebetulnya memiliki konten khusus dewasa tersebut, misalnya saja Vindictus atau Blade and Soul.

Anak-anak atau dewasa?


Well, tetapi namanya juga game online, kadang kalian tidak bisa menerka siapa lawan bicara kalian saat memasuki dunia game. Maksudnya begini, bisa saja game itu khusus dewasa, namun bukannya tidak mungkin pemain di dalamnya masih ada yang berada di bawah umur, alias masih anak-anak. Karena memang belum ada aturan yang tegas melarang soal itu, kehadiran anak-anak di game khusus dewasa memang menjadi sebuah ironi tersendiri. Di satu sisi, mungkin mereka penasaran dengan game itu dan ingin sekali mencobanya, karena game itu tampak lebih keren dan bagus. Namun di sisi lain, game itu belum cocok untuk mereka, karena memang tidak dirancang untuk audiens anak-anak. gamexeon.com

cleric

Namun, pada beberapa negara, ada aturan dan batasan tegas soal usia untuk memainkan sebuah MMO. Contohlah Korea Selatan, yang mewajibkan pemainnya untuk memasukan nomor KTP mereka saat memainkan game dewasa. Hal itu memang untuk mencegah masuknya pemain di bawah umur, untuk memainkan sesuatu yang bukan untuk mereka.

Lalu bagaimana?


Kehadiran game online khusus dewasa memang memberikan alternatif bagi gamer yang sudah cukup umur, yang ingin mendapatkan game online dengan konteks yang lebih “berat”.  Sangatlah wajar jika kalian memilih untuk memainkan MMO khusus dewasa,  namun bukanlah hal yang mustahil jika kalian tetap memilih game untuk semua usia, atau game yang lebih ‘ringan’.

five_cats

Tetapi, jika kalian masih termasuk ‘di bawah umur’, well sekedar saran saja. Tunggulah hingga usia kalian sudah cukup untuk memainkan sebuah game yang diperuntukan bagi gamer dewasa. Saya rasa, sangatlah bijak bagi orang tua yang mengarahkan anaknya untuk memainkan game sesuai dengan usia mereka. Well, hilangkan mindset bahwa semua game, termasuk game online, itu adalah untuk anak-anak, karena memang tidak semua game itu untuk anak-anak.

Hmm, masih berpendapat game untuk anak-anak saja?

Ditulis oleh Chris Yang pada 08 April 2013 10:07



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus