Mythic Saga (id) Review



Jika kalian adalah penggemar MMORPG Asia yang ‘khas’ dengan grinding serta item mall oriented, serta openPK, dan tidak memiliki masalah dengan tipe permainan seperti itu, mungkin Mythic Saga (Indonesia), MMORPG web based terbaru dari Voomga ini bisa menjadi pilihan. Karena game ini adalah web based, maka persiapkan saja browser dan flash player kalian, lalu lakukan register di situs resmi Mythic Saga dan mulai bermain.

Ada 4 job class dan 3 faction berbedayang bisa dipilih pada game ini. Faction ini melambangkan daerah asal kalian, dan ketiga faction ini tidak akur alias saling bertikai. Nah, inilah elemen PK yang ada dalam Mythic Saga.

Kalian akan memulai petualangan di Mythic Saga pada suatu tempat yang tampak seperti khayangan atau surga. Well, kurang lebih seperti itu. Kalian adalah pejuang yang terlahir kembali ke dunia yang penuh kekacauan. Nah, singkatnya latar belakang cerita dari Mythic Saga memang seperti itu. Well, sepanjang game dan seiring dengan naiknya level, kalian akan mendapatkan potongan-potongan storyline saat menyelesaikan quest tertentu yang akan disampaikan melalui narasinya NPC.

Nah, menyoal sisi visual, Mythic Saga (MS) mungkin akan mengingatkan kalian pada game-game 2.5D seperti Conquer Online ataupun GoKong Online. (Jika MS tampak ‘kecil’ atau sedikit terpotong pada browser kalian, silahkan gunakan fasilitas full screen pada browser). Saya tidak pernah komplain dengan kualitas grafis pada web based, karena bukan hal itulah yang ingin saya dapatkan, melainkan gameplay dan pengalaman bermain.



Jika berbicara soal gameplay, nah, bagi kalian yang agak alergi dengan grinding, mungkin MS memang bukan game yang cocok untuk kalian. Pada 20 level pertama di MS akan terasa amat mudah dan cepat, cukup mengklik-klik NPC saja dan tiba-tiba kalian sudah berada di level 20. Pembelajaran mengenai MS akan diberikan pada 20 level pertama, termasuk basic-basic pada game, seperti cara menyerang dan menggerakkan karrakter. Namun, ‘pemanasan’ untuk memasuki grinding baru muncul saat karakter menyentuh level 25 ke atas. Jika karakter kalian sudah mencapai level 45 ke atas, maka proses grinding sesungguhnya akan dimulai.

Namun rasanya agak tidak bijak jika teralu memfokuskan diri pada grinding, karena MS sebetulnya memiliki beberapa fitur khas MMORPG yang bisa menjadi alternatif di kala bosan grinding. Misalnya fitur instance dungeon yang bisa diakses maksimal 2 kali sehari, dan beragam quest harian. Dan jangan lupakan fitur PvP dan PK dalam MS ini. Well, kalian bisa melakukan PK terhadap pemain yang lain bangsa dengan kalian. Pertama-tama, kalian harus menyerbu kota bangsa tetangga baru bisa melakukan PK. (Berhati-hatilah jika kalian masih level kecil, karena memang cukup rentan untuk di-PK.)

Instance dungeon juga bisa menjatuhkan item yang berguna untuk upgrade equipment. Jika kalian tidak sabar untuk melakukan upgrade, maka kalian bisa memperolehnya item yang dibutuhkan melalui fitur item mall. Sebetulnya, sebagian besar item yang dibutuhkan untuk upgrade memang harus kalian beli melalui item mall, tetapi jika kalian sabar maka kalian tetap bisa memperolehnya melalui instance dungeon harian



Fitur lainnya yang bisa dijumpai dalam MS tidak jauh berbeda dengan MMORPG sejenis, misalnya saja guild, party, crafting item, mount, pet (relic). Lalu jika kalian tidak memiliki kesempatan untuk login setiap hari, atau kalian ingin memainkan game ini sembari AFK, maka MS memberikan fitur auto quest (sehingga karakter kalian bisa hunting secara otomatis), meditasi (karakter kalian akan mendapatkan exp points dan energy secara bertahap) dan offline reward (reward berupa exp points dan energy akan diberikan pada saat kalian online kembali).

Memang, MMORPG ini tidak memiliki fitur ‘mencolok’ dan kebanyakan fiturnya hanya pengulangan saja dari MMORPG web based sejenis. Tetapi, ‘kesederhanaan’ itulah yang malah menjadi daya tarik Mythic Saga ini. Kontroling yang tidak rumit, serta game yang mudah dipelajari adalah kelebihan lainnya dari game seperti ini. Mythic Saga mungkin akan terkesan grinding oriented serta ‘pay to win’ bagi sebagian pemain. Namun, seperti yang saya katakan di atas, jika kalian tidak keberatan dengan 2 hal tersebut, maka Mythic Saga bisa dijadikan pilihan.



 

Official Site

Ditulis oleh Chris Yang pada 19 June 2012 10:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus