Game online, antara pekerjaan dan hobi

Memasuki usia dewasa, tanpa disadari ada banyak sekali kegiatan dan tanggung jawab yang harus dipikul. Entah itu soal kerjaan di kantor, skripsi yang menunggu untuk dikerjakan, sampai urusan family time yang ga bisa diganggu-gugat. Mungkin cepat atau lambat, hal-hal itu menjadi prioritas utama, dan menggeser hobi ngegame kalian.

Suka atau tidak, waktu gaming kalian pasti akan tersita untuk urusan-urusan di atas. Dari mulai makin sedikitnya waktu bermain game, atau malah tidak ada sama sekali. Ga heran kalau ada gamer-gamer pensium, dikarenakan urusan real life mereka jauh lebih banyak, ketimbang kepentingan mereka di dunia game.

Sebetulnya setelah berpenghasilan sendiri, rasanya ada aja dana yang bisa disisihkan untuk membeli game, atau membeli subription bulanan game online. Asalkan bisa mengatur pengeluaran dengan baik, sebetulnya fine-fine aja untuk kalian berbelanja game.

Nah kalau uang sudah ada di tangan, game juga sudah berhasil terbeli, persoalan utamanya adalah kapan ya waktu untuk bermainnya? Rasanya pulang dari kantor atau kampus, badan sudah ekstra capek. Belum lagi jika ada meeting dan rapat yang membuat lembur sampai malam. Pengennya kalau sampai rumah, langsung bobok. Boro-boro ada waktu gaming kayak dulu lagi.



Sobat gamer, sebetulnya ada yang mengatakan setelah beranjak dewasa, maka kalian harus say bye-bye dengan hobi gaming kamu kok. Tidak ada yang salah dengan melihat gaming sebagai hobi untuk menghilangkan rasa penat. Semua orang, termasuk orang dewasa, pasti boleh dong punya hobi? Jadi sebagai pemain game, kenapa tidak kalian tetap meneruskan hobi tersebut? Urusan real life tetap jalan, tapi game juga.

Menjadi dewasa artinya sudah harus menyadari tanggung jawab dan bersikap disiplin terhadap diri sendiri. Ga akan ada yang bakal ngomeli kalian, seperti waktu jaman sekolah dulu, kalau main game kelamaan. Kuncinya adalah pengendalian diri. Tanpa itu, kegiatan gaming kalian malah ujung-ujungnya bisa membuat berantakan urusan real life lainnya. Ga mau kan itu terjadi?

Sobat gamer, tidak ada yang salah dengan mengerjakan hobi yang kalian sukai. Jangan menganggap urusan real life kamu, adalah akhir dari kegiatan gaming kalian. Soalnya ga ada kaitannya antara ngegame, dan kekanak-kanakan. Sekedar info aja nih, dalam acara IGS 2013 di Jakarta yang lalu, Hayato Sawada dari Square Enix pernah membagikan ceritanya. Walaupun sesibuk apapun dia dengan urusan pekerjaan dan keluarganya, dia masih tetap menyempatkan diri ngegame lho. Setidaknya selama beberapa jam selama satu hari.

Nah, jika tidak mengganggu urusan dan rutinitas kalian, yuk coba deh untuk ngegame dan tetap having fun.


Ditulis oleh Chris Yang pada 02 November 2015 10:09



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus