[Analisa] Trailer E3 2015 Metal Gear Solid V: The Phantom Pain Bag.1

Tanggal 15 Juni 2015 di ajang E3 beberapa waktu lalu, trailer terakhir dari Metal Gear Solid V: The Phantom Pain (MGSV: TPP) akhirnya dibeberkan ke publik. Dalam trailer yang berdurasi kurang lebih hampir 6 menit tersebut, banyak misteri yang mungkin sebagian besar fans seri MGS udah tahu. Atau bahkan malah masih banyak yang masih bertanya-tanya tentang siapa, di mana, dan apa yang sedang terjadi di seri terbaru MGS kali ini. Tanpa terlalu banyak teori dan masih berdasar padacanon cerita dari dua artikel linimasa MGS saga, kita akan kupas tuntas trailer terbaru dari MGSV: TPP ini.

Spoiler Alert!Artikel ini mengandung spoiler minor dari seri Metal Gear Solid V: Ground Zeroes.

Di ajang Tokyo Game Show lalu, Kojima pernah menyinggung bahwa MGSV: TPP bisa diklasifikasikan ke dalam beberapa tema. Dari trailer terakhir ini, tema yang terlihat adalah "Bahasa"disamping tema "Ras" dan "Balas Dendam". Tema bahasa ini terlihat dari kutipan seorang filsuf Rumania yang bernama Emil Cioran di awal trailer.



It is no nation we inhabit, but a language. Make no mistake; our native tongue is our true fatherland.


Kutipan tersebut kurang lebihpunya arti tentang pentingnya bahasa ibu terhadap identitas seseorang. Dari bahasa, budaya akan diturunkan. Dari budaya,perilaku seseorang akan terbentuk dan pada akhirnya jadi sebuah kebiasaan. Perbedaan ciri khas perilaku pada tiap individudari tiap daerah inilah yang jadi label identitas masing-masing orang.

Di awal trailer, yang pertama kali kita denger adalah suara kaset tape yang diputer. Ini mengisyaratkan bahwa narasi yang berlangsung ga lain adalah sebuah rekaman.



Dari visual, kelihatan Big Boss sedang berjalan menyusuri lorong dimana perang brutalbaru aja berlangsung. Sekilas terlihat logo Diamond Dogs (DD), nama dariPrivate Military Company (PMC) yang dipimpin Big Boss. Logo DD tersebut mengisyaratkan kalo pertempuran tersebutberlokasi di Mother Base. Terlihat transisi yang cukup menarik ketika wajah Big Boss disorot kamera dari depan sambil menyusuri lorong (Mother Base) yang remang-remang. Di situ terlihat proses tumbuhnya "tanduk" di dahiBig Boss, disertai makin banyaknya kuantitas darah yang mengalir di mukanya. Kemungkinan cutsceneseberapa banyak jumlah darah tersebut terlihatberlangsung secara dinamis tergantung dari cara main gamer nantinya. Banyak fans MGS yang berspekulasi bahwa "tanduk" Big Boss akan terus mencuat seperti seolah-olah didorong keluar oleh tulang tengkoraknya.Hal ini menyimbolkanbahwa seolah-olah Big Boss telah berubah jadi iblis, seperti yang pernah diungkap di trailer E3 tahun lalu.

Balik ke rekaman kaset tape yang diputer di awal trailer. Ada yang kenal dengan suaranya? Yup, itu adalah suara Skull Face yang bercerita sekilas tentang masa lalunya.

I was born in a small village. I was still a child when we were raided by soldiers. Foreign soldiers. Torn from my elders I was made to speak their language. With each new post, my masters changed, along with the words they made me speak. With each change, I changed too. My thoughts, personality, how I saw right and wrong. Words can kill.


Dari kutipan narasi tersebut, lagi-lagi tema "Bahasa" kembali disorot. Narasi yang diucapin Skull Face nunjukin pentingnya bahasa terhadap kepribadian seseorang. Kutipan kalimat "Words can kill" senada dengan lirik lagu "Words that kill" dari Doona Burke yang jadi salah satusoundtrack MGSV.

Diputernya rekaman cerita Skull Face berbarengan dengan video Big Boss berjalan tersebut punya makna tertentu.Pengalaman yang dialami Skull Face bikin dia ga bisa ngebedain antara hal yang bener dan salah. Hal yang serupa seolah-olah juga dialami oleh Big Boss.



Berikutnya terlihat ruang dengan cermin dan wastafel yang kemungkinan masih ada di dalamMother Base. Bersamaan dengan dimulainya lokasi adegan baru tersebut, narasi beralih ke suara Ocelot yang ngomongin soal Skull Face.

"Time and again the country was ruled by a foreign tongue. When he was a young boy, he lost his native language, the bedrock for any developing child. His country, his family, his face, his identity, everything was stolen from him."


Kutipan singkat dari Ocelot jadi gambaran bahwa karakter Skull Face memang laki-laki yang udah lama melepas rasa manusiawi-nya. Bisa dibilang Skull Face adalah karakter yang tak "berwajah", tanpa identitas. Seorang karakter yang ga punya emosi. Makanya ga heran dia tega menyiksa Chico & Paz saat berada di Camp Omega, Kuba.



Di rak deket cermin, terlihat kaset tape berjudulFrom the Man Who Sold the World. Ini adalah referensi lagu David Bowie. Jauh di ujung kiri terdapatkotak (hadiah?) dengan lambang FOX (atau XOF?) di atasnya. Selain itu juga terdapat obat-obatan dan peralatanbedah beserta tetesan darah. Pemilihan lagu dari David Bowie ini pas banget tema yang diangkat dalam kisah Skull Face (dan Big Boss). Lagu ini mengisahkan seorang laki-laki yang udah ga mengenali dirinya lagi dan merasa buruk karenanya. Selama bertahun-tahun, hal ini juga dialami Bowie yang juga mengalami krisis identitas dan akhirnya mengekspresikan pengalamannyalewat ini.



Bukan hal yang mengejutkan ketika logo FOX ditampilkan tanpa embel-embel nama Kojima Productions, mengingat Hideo Kojima udah keluardari Konami.

Ga lama kemudian terlihat cuplikan dari ending misi Ground Zeroes ketikaMother Basehancur, dilanjut dengan Big Boss dan Kaz tiba di markas baru (setelah misi aksi penyelamatan Kaz oleh Big Boss diAfghanistan).

Sesaat kemudian ada narasi baru entar dari karakter siapa, dengan kalimat sebagai berikut:

Since ancient times, every civilizations ruler has had the same idea: when people unite under one will, it becomes stronger than the sum of their parts. And what do rulers use to bring people together? Language.




Dan adegan beralih ke Big Boss yang lagi ngobrol sama Code Talker, sebagai salah satu anggotaWisemen's Committee. Mungkinkah narasi tersebut adalah perkataan dari Code Talker? Kalo dilihat dari cara bicaranya sih kalimat yang terlontar kedengeran bijaksana sih. Di adegan tersebut, Big Boss kelihatan sedang merokok pipa Calumet, pipa rokok yang biasa dikenal sebagai pipa perdamaian oleh suku Indian. Dari kegiatan tersebut, kita bisa asumsikan kalo Big Boss dan Code Talker sedang dalam hubungan baik.



Di adeganberikutnya, terlihat Big Boss dalam helikopter terbang mendekatiMother Base, disusul dengan adegan Kaz yang menginterogasi Quiet (inget trailer Red Band?) dan Ocelot menyiksa Huey dengan menyuntikkan cairan yang sama dari trailer Red Band.



Adegan selanjutnya mengindikasikan Kaz yang mengalami kebutaan, bisa dilihat dari cincin kornea-nya yang berwarna abu-abu.

Bersambung di artikel[Analisa] Trailer E3 2015 Metal Gear Solid V: The Phantom Pain Bag.2

image:konami.jp

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 27 June 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus