Review Enchanted Cave 2 - Kembali ke 'gua ajaib'

Dustin Auxier kembali menghadirkan petualangan baru dalam Enchanted Cave 2, yang merupakan sekuel dari Enchanted Cave. Sebagai sekuel, Enchanted Cave 2 menawarkan lebih banyak konten kepada gamer. Nah, game ini juga dirilis dalam 3 format; web based (flash), Mobile, dan Steam. Kalian bisa memainkan versi gratisannya dalam bentuk web based di sini.

Well, sama seperti judul sebelumnya, Enchanted Cave 2 tetap menggunakan sistem semi-permanent death. Saat karakter kalian mati, kalian akan mengulang lagi dari awal. Tidak peduli seberapa jauh progress yang sudah kalian tempuh. Namun untungnya data-data karakter kalian tidak sepenuhnya direset, karena masih ada sejumlah hal yang tetap disimpan. Misalnya saja equipment legendary, hingga stat point.

Peningkatan Gameplay & Grafis

Sekuel ini semakin berarti dengan adanya peningkatan dalam hal grafis sampai dengan gameplay. Well, untuk gameplay Enchanted Cave 2 masih mengadopsi sistem battle yang serupa dalam judul sebelumnya; pemain cukup mendekatkan karakternya kea rah monster target, dan secara otomatis karakter itu akan mulai menyerang. Namun kini kalian bisa membatalkan pertarungan, jika kalian merasa musuh tersebut teralu tangguh untuk dikalahkan saat ini. Well, kalian bisa memperkuat karakter terlebih dahulu, menaikan levelnya, menggunakan senjata terbaik, kemudian baru mencobanya lagi.

Oh ya, dalam Enchanted Cave 2, health point (HP) kalian tidak akan bertambah secara otomatis (kecuali jika memakai equipment dengan status khusus). Nah, HP ini hanya bisa dipulihkan dengan menenggak potion. Well, potion dapat diperoleh dari toko NPC, atau melalui loot item di dalam gua.







Salah satu peningkatan yang cukup mencolok dari segi gameplay adalah kehadiran sistem skill. Well, skill tree di Enchanted Cave ini cukup kompleks lho, dan menyajikan beragam variasi skill. Kalian mampu mempelajari skill-skill tertentu, untuk membuat karakter terbaik. Selain itu setiap kali kalian naik level, karaktermu bisa mempelajari satu status bonus tambahan; atk,def,hp,mp dan mag.

Grafis Enchanted Cave 2 adalah hal lainnya yang perlu diapresiasi. Dustin Auxier, sang pembuat Enchanted Cave 2, masih setia dengan gaya visual ala pixel. Namun kali ini pixel art yang ditawarkan jauh lebih mendetail, seperti detail-detail pada gambar icon equipment, dan detail pada kota serta monster, dan dibalut dengan aneka warna. Terdapat feeling seperti memainkan game-game JRPG lawas, namun dengan visual upgrade mentereng.

Dunia yang makin luas

Masih mengusung konsep rouge-like, Enchanted Cave 2 kini datang dengan dunia yang lebih luas, dan alur cerita yang lebih dikembangkan. Gamer masih tetap menjumpai sistem dungeon yang direset secara acak, sekaligus menjumpai kota (town) dan lebih banyak NPC. Di dalam kota, kalian bisa mendatangi Museum, alias sejenis warehouse di mana kalian menyimpan Artefak-artefak berharga atau sekedar untuk dikoleksi. Jangan lupa untuk berkunjung ke Tavern, dan mengambil quest dari NPC, sembari mendengarkan cerita-cerita tambahan dari para tamu di sana.





Nah, di ujung kota tersebut terdapat sebuah gua ajaib. Di dalamnya kalian akan mengungkap kisah misterius tentang seorang Necromancer yang tinggal di dalam sana. Tentu saja gua itu bukanlah sembarang gua. Karena di dalamnya terdapat harta karun yang berlimpah, dan.. monster-monster berbahaya yang sudah menunggu. Terdapat 100 lantai (floor), yang tingkat kesulitan monsternya akan semakin meningkat, seiring semakin dalamnya kalian mengarungi gua tersebut.





Tidak hanya itu aja lho. Kini gua dalam Enchanted Cave punya ruang rahasia. Yep, pada setiap lantai-lantai tertentu, kalian bisa mencari ruang rahasia yang tersembunyi di balik tembok batu. Di dalamnya, terdapat catatan harian si Necromancer (yang bisa membuat kalian semakin mendalami cerita), dan beragam harta karun tambahan, serta Artefak berharga.

Fitur Forge

Sebuah RPG rasanya kurang komplit kalau tak memiliki kemampuan untuk meracik item. Yup, Enchanted Cave 2 kini menawarkan opsi yang mungkin sudah ditunggu-tunggu pemain ini. Kini kalian bisa memperkuat senjata yang dimiliki dengan fitur Forge, entah itu menambahkan statusnya, atau memberikan perlindungan elemental. Untuk bisa melakukan Forge, tentu saja kalian akan membutuhkan material-material mentah. Material ini tercecer di dalam gua, dan dapat diperoleh dari membunuh monster, ataupun membuka peti.



Forge hanya dapat dilakukan dengan menuju tungku api, setelah itu kalian akan dihadapkan dengan interface Forge. Well, tunggu api ini bisa ditemukan dalam bagian Shop yang terdapat di gua. Tetapi kadang kala tungku ini juga muncul di dalam area gua yang berisikan monster lho. Cukup atur strategi kalian untuk mendekati tungku api, tanpa harus melewati monster.

Pengulangan demi hasil terbaik

Layaknya tipe game rouge-like, Enchanted Cave tetap memiliki konsep pengulangan di dalamnya. Pemain tidak bisa menyelesaikan permainan, hanya dalam sekali jalan saja. Ada kalanya kalian harus keluar dari gua, sebelum mencapai lantai terakhir. Karena monster yang dilawan semakin sulit, tetapi persenjataan kalian belum mumpuni.



Di sinilah kalian akan ditantang untuk mencari berbagai equipment yang berwarna emas, ataupun mengumpulkan kristal-kristal, hingga melakukan grinding demi menaikan level karakter. Awalnya karakter kalian ga terasa kuat. Tapi tak usah khawatir,karena seiring bertambahnya waktu, maka karakter kalian bisa jadi makin kuat.


Nah gamer, siap untuk kembali memasuki gua ajaib, dan menantang sang Necromancer? Persiapkan senjata terbaikmu, dan jawablah tantangan Enchanted Cave 2 di sini.


Note: review ini menggunakan Enchanted Cave versi web browser.

Ditulis oleh Chris Yang pada 25 April 2015 11:55



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus