New Nintendo 3DS Review

Hi para pembaca setia Gamexeon! Kali ini gue ada kabar gembira buat para fans handheld console khususnya platform Nintendo. Di artikel ini gue bukan pengen ngomongin kulit manggis tapi justru handheld terbaru Nintendo yang tak lain tak bukan adalah New Nintendo 3DS. Daridulu penamaan tipe handheld Nintendo selalu terkesan aneh buat gue karena nama tiap tipe dibedain berdasar ukuran. Mau nyebut New Nintendo 3DS atau New 3DS mah bebas-bebas aja. Biar lebih enak, singkat, dan padat untuk selanjutnya kita sebut New 3DS aja.




Kita ngga akan berlama-lama musingin nama, buat yang udah penasaran gimana rasanya megang handheld keluaran terbaru dari Nintendo ini langsung aja lompat ke paragraf berikutnya.

DESAIN




Orang tua kita dulu bilang ada pepatah "Cinta itu turun dari mata terus ke hati". Pepatah itu juga berlaku buat bisa jatuh cinta sama New 3DS ini. Karena jatuh cinta berawal dari mata, udah jelas kita ngga bakal jauh ngomongin penampilan si New 3DS ini nih. Apa sih yang beda dari segi penampilan New 3DS ini dari pendahulunya (3DS)?



Oke, kita mulai dari penempatan tombol nih. Cukup banyak perubahan penampilan tombol dan slot dari New 3DS ini jika dibandingkan dengan 3DS. Tampilan paling mencolok adalah tombol analog kecil bernama Circle Stick (C-Stick) sebagai untuk mempermudah navigasi dalam game yang memanfaatkan dua analog (untuk mengontrol pergerakan kamera). Tombol ini terbuat dari bahan karet dan ketika dielus terkesan kaku karena C-Stick ini emang sensitif banget. Ngga cukup banyak "elusan" yang dibutuhin buat tombol ini bisa berfungsi. Mungkin buat yang masih belum bisa ngebayangin gimana rasanya nyentuh C-Stick ini, kalian bisa inget beberapa tombol yang kinerja sedikit mirip dengan C-Stick ini. Salah satunya seperti pointing stick yang ada pada keyboard tertentu, atau trackball pada ponsel Blackberry.



Hadirnya tombol ZL & ZR disamping tombol L & R seolah-olah melengkapi kekurangan 3DS dan menjadikan New 3DS menjadi handheld Nintendo versi paling sempurna, terutama terkait dengan kenyamanan mekanisme gameplay game-game 3DS.




Tombol action mengalami perubahan warna pada hurufnya dengan mengadaptasi warna konsol SNES. Sedangkan tombol Start dan Start berpindah kembali di bagian bawah tombol action, kembali ke desain asal seperti desain NDS. Tombol volume yang sebelumnya menonjol di bagian samping kiri akhirnya dipindah di bagian kiri layar atas, berseberangan tepat dengan tombol 3D. Pindahnya tombol ini merupakan keputusan tepat Nintendo, karena dari desain 3DS sebelumnya, penempatan tombol volume dengan permukaan yang cukup menonjol sering dirasa menganggu akibat ngga sengaja tergeser oleh jari tangan kiri ketika sedang menggenggam handheld 3DS. Begitu juga dengan tombol WiFi yang tadinya pada 3DS terletak di sebelah kanan dan letaknya cukup menganggu, sekarang dihilangkan dan fitur WiFi dikontrol penuh via menu utama New 3DS. Di samping itu penempatan slot cartridge yang berada di bagian bawah juga sangat tepat, mengingat di desain handheld NDS & 3DS sebelumnya cukup mengganggu karena riskan tertekan oleh telunjuk ketika gamer sedang asik bermain.



Meski sebagian besar perubahan letak tombol bisa dianggap sebuah kemajuan, bergesernya tombol power dari sebelah touchscreen menjadi di bagian bawah menurut gue pribadi merupakan kemunduran. Jika dibandingkan dengan letaknya di 3DS, posisi tombol power yang terlindungi ketika 3DS dalam keadaan tertutup (standby) jauh lebih efisien untuk menghindari tertekan secara ngga sengaja ketika sedang ditaruh dalam tas. Perubahan posisi stylus juga bisa dibilang kurang ergonomis dengan ditempatkan berdampingan dengan tombol power mengingat jauh lebih nyaman ketika posisi stylus berada di bagian samping, sehingga lebih gampang untuk ditarik dan disimpan tanpa perlu bersusah payah menggerakkan tangan.

Berbagai perubahan posisi tombol tentunya bukan tanpa pertimbangan besar. Untuk mempertahankan ke-ergonomis-annya dan dengan ruang yang terbatas, Nintendo terpaksa mengorbankan beberapa detil desain yang mungkin bagi sebagian besar gamer merupakan kekurangan bagi New 3DS. Seperti salah satunya posisi slot Micro SD yang berada di dalam rangka New 3DS bersebelahan dengan lokasi batere. Dibutuhkannya obeng hanya untuk membuka casing New 3DS ketika ingin mencabut-pasang Micro SD jadi sesuatu yang cukup menyusahkan, mengingat Micro SD menjadi benda yang perlu dibongkar-pasang sesering mungkin ketika kapasitasnya udah mulai menipis. Poin minus lain untuk New 3DS.

Dari beberapa kekurangan di atas, kekurangan terbesar dari paket penjualan bundle New 3DS adalah ngga adanya charger bawaan resmi Nintendo. Keputusan Nintendo ini bikin banyak pengguna handheld ini bertanya-tanya sih. Mungkin Nintendo beranggapan bahwa konsumen New 3DS merupakan gamer pengguna seri sebelumnya yang udah pasti punya charger bawaan dari 3DS, sehingga Nintendo lebih memutuskan untuk menjual charger secara terpisah.

Berikut perbandingan dimensi antara New 3DS XL dengan 3DS XL sebagai gambaran:




FITUR & GAME




Sekarang kita beralih ke fitur nih. Perubahan paling signifikan terdapat pada fitur 3D New 3DS yang jauh lebih baik dibanding tipe sebelumnya. Bersyukurlah dengan kemampuan kamera depan untuk mendeteksi mata pengguna dan mengatur paralaks supaya sudut efek gambar 3D lebih enak dipandang dan ngga bikin pusing. Karena fitur inilah New 3DS jadi alasan supaya gamer bisa menggunakan fitur 3D lagi.



Dari segi kecepatan, New 3DS ditenagai dengan CPU yang lebih kenceng sehingga pergerakan menu jadi lebih mulus. Perpindahan aplikasi jadi lebih lancar tanpa lag yang signifikan. Dengan kehadiran tambahan tombol C-Stick resmi bikin aplikasi pendukung aksesoris Circle Pad Pro jadi usang alias ngga kompatibel terlebih untuk video game keluaran terbaru khusus untuk New 3DS ke depannya. Untuk batere ngga punya perbedaan yang terlalu signifikan. Meskipun Nintendo mengklaim batere New 3DS bisa satu jam lebih lama dibanding 3DS, tapi tetep daya tahan batere tergantung seberapa besar intensitas pengguna.

Fitur lain yang juga cukup menyita perhatian adalah kompatibilitas penggunaan fitur NFC dimana figur Amiibo akan jadi masa depan yang cukup menjanjikan bagi para pengguna New 3DS. Untuk saat ini baru game Super Smash Bros yang mendukung penggunaan figur Amiibo. Tapi kita bisa yakin di masa yang akan datang fitur NFC untuk New 3DS akan makin luas.

VERDICT




Prestasi Nintendo yang masih mampu merajai pasar handheld di tengah maraknya mobile gaming yang didominasi gadget smartphone bisa dibilang sangat luar biasa. Meskipun sekilas tampilan New 3DS ngga jauh beda dari 3DS, tapi sebagian besar modifikasi kecil pada New 3DS sangat amat berasa bermanfaat terlebih bagi pengguna handheld Nintendo generasi sebelumnya. Dengan kembalinya fitur 3D yang lebih terasa maksimal dengan fitur eye-tracking kamera depannya, membuat jargon 3D pada nama New 3DS lebih berarti. Dengan dirilisnya New 3DS di pasaran, usaha Nintendo untuk menyempurnakan handheld buatannya ini patut diacungi jempol!

PLUS:
  • Fitur eye-tracking sehingga fungsi 3D berfungsi maksimal

  • Hadirnya tombol C-Stick resmi sebagai tombol analog kedua melengkapi fungsi C-pad pada generasi New 3DS

  • Tombol tambahan ZL & ZR

  • Fitur NFC

  • Spesifikasi CPU lebih kencang


MINUS:
  • Perpindahan beberapa tombol dan slot yang kurang ergonomis

  • Hilangnya bundle charger pada paket penjualan New 3DS




credit: Terima kasih untuk @heyDian yang udah minjemin New 3DS-nya untuk direview! :D

image: sciencesurvivalblog.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 06 March 2015 13:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus