Gran Turismo 6 Mechanism: Suspension

Kalo dilihat dari bentuk dan ukurannya, mungkin suspensi kelihatan barang yang sepele bagi sebagian orang. Tapi tahu ngga kalo tanpa pengaturan sistem suspensi yang tepat, jangankan mampu nyetir mobil dengan lurus, mampu ngontrol kendali mobil aja belum tentu bisa.

CONSTRUCTION & PRINCIPLES




Suspensi merupakan sebuah mekanisme yang berada di antara body dan roda mobil. Seperti yang udah kalian tahu, suspensi berfungsi buat menyerap getaran yang diterima ban sekaligus menopang body mobil. Suspensi berpengaruh besar terhadap performa handling mobil.

MAIN PARTS OF SUSPENSION



Suspensi tersusun atas tiga bagian, antara lain Springs (pegas), Shock Breaker/Absorber (damper), dan Linkages (tulangan lengan sambungan).

Springs


Pegas berfungsi menyerap dampak getaran yang diterima mobil selama berjalan. Disamping turut mengurangi besar getaran, pegas juga berfungsi menjaga kestabilan kedataran body mobil. Selain bisa mempermudah penguasaan kendali mobil, pegas juga berpengaruh terhadap kestabilan handling. Dengan kata lain, pengaturan pegas punya efek besar terhadap performa mobil.

Shock Breaker/Absorbers


Begitu pegas menerima getaran, dia bakal memantul mengimbangi besar getaran yang diterima supaya body mobil ngga tersentak secara ekstrim. Tapi kalo dibiarin bebas, pegas ini bisa aja ngga bakal berhenti memantul. Untuk itulah dibutuhin Shock Breaker/Absorbers buat membatasi pergerakan pantulan pegas yang berlebih. Sama seperti pegas, Shock Breaker/Absorbers juga punya andil dalam menjaga kestabilan kendali mobil.

Linkages

Linkages merupakan tulangan sambungan yang berfungsi membatasi pergerakan ban mobil sehingga kontak antara ban mobil dengan permukaan lintasan tetep terjaga. Linkages terdiri dari beberapa bagian, diantaranya:

Suspension Arms


Suspension arms adalah bagian suspensi yang berfungsi mengontrol pergerakan kemudi. Suspension arms tersambung dengan as roda dan bushing (isolator karet). Ada beragam tipe lengan suspensi seperti A-arm dan I-arm. Umumnya dibuat dari material baja cetak, tapi ada juga yang dibuat dengan aluminium untuk menggantikan bobot baja yang kelewat berat. Pada tipe suspension arm yang punya dua tulangan diklasifikasikan jadi dua bagian, lengan bagian atas disebut "upper arm" dan lengan bagian bawah disebut "lower arm".

Suspension Bushings


Suspension bushings adalah komponen peredam getaran yang dipasang di persendian sambungan logam dan lengan suspensi. Pemilihan bantalan karet ini ngga boleh main-main. Kalo bushing terlalu empuk, mereka bakal terlalu gampang berubah bentuk begitu mengalami gaya (tekan) yang kuat sepertinya misalnya pas menikung. Ini berpengaruh pada pergerakan suspensi yang imbasnya bakal ke kestabilan kendali mobil. Tapi untuk mobil kelas balap biasanya bushing dari karet diganti dengan pillow ball bushing demi dapet performa gerakan suspensi yang lebih presisi. Singkatnya bushing merupakan komponen penting buat memaksimalkan performa pegas dan shock breaker/absorber.

Sway bars / Stabilizers


Sway bar merupakan alat pengendali kestabilan mobil ketika menikung. Besi ini tersambung di kedua pangkal lengan suspensi bawah dan cuma bereaksi terhadap pergerakan yang ngga seimbang antara suspensi kiri dan kanan. Contohnya ketika mobil menikung, bagian sisi mobil terluar bakal merendah dan di bagian sisi dalam akan terangkat akibat pengaruh gaya sentrifugal.



Sway bar bakal mencoba menstabilkan pergerakan antara sisi kiri dan kanan mobil sehingga mobil ngga gampang terguling. Efek dari prinsip kerja sway bar ini bisa diatur untuk mengatasi masalah understeer atau oversteer pada mobil.

TYPES OF SUSPENSION




Meskipun semua suspensi punya prinsip kerja yang sama dalam menjaga kestabilan dan menyerap tiap getaran yang diterima dari lintasan, tiap tipe suspensi punya karakteristik khusus. Karakteristik khusus inilah yang bakal berpengaruh terhadap performa mobil ketika menikung, serta faktor keamanan dan kenyamanan kendali mobil. Perkembangan jenis suspensi terus meningkat. Makin banyak ragam yang bisa dipilih. Tapi sistem suspensi yang rumit bukan berarti sistem yang terbaik. Mampu mengatasi getaran akibat permukaan lintasan yang ngga rata dan bisa menjaga roda untuk tetap melakukan kontak dengan lintasan di berbagai situasi adalah prinsip utama yang kudu dipegang dalam ngembangin teknologi suspensi.

Rigid Axle


Di suspensi rigid axle, roda kanan dan kiri tersambung dengan satu as roda yang kaku. Akibatnya pergerakan dari satu sisi roda bakal berpengaruh ke sisi yang lain. Material as roda ini punya bobot yang berat. Pemilihan penggunaan as roda dikarenakan kemudahan pembuatannya, kuatnya material, dan harganya yang murah. Biasanya sering dipake buat suspensi belakang mobil-mobil Rear-Wheel Drive.

Independent Suspension


Kebalikan dari suspensi rigid axle, suspensi ini ngebebasin kinerja sisi kiri dan kanan suspensinya. Efeknya performa suspensi dalam mengatasi getaran dari permukaan lintasan yang ngga rata jadi lebih baik. Suspensi ini tergolong ringan, stabil, dan mampu nawarin kenyamanan berkendara yang lebih baik. Ada beberapa tipe independent suspension yang sering dipake di kebanyakan mobil sport sekarang ini:

MacPherson Strut


Tipe sistem suspensi sederhana yang terdiri dari pegas, shock absorber, dan lower control arm. Istilah "Strut" sendiri mengacu pada shock absorber/damper yang juga berlaku sebagai penyokong suspensi tipe ini. Bagian atas suspensi menunjang body mobil dengan bantalan karet, sedangkan bagian bawah dari shock aborber ditunjang oleh lengan bawah suspensi. Makin simpel dan sedikit komponen penyusunnya, makin ringan juga bobot sistem suspensi ini. Sesuai dengan namanya, sistem ini didesain oleh Earle S. MachPherson.

Double Wishbone


Desain suspensi ini menyokong roda dengan tulangan ganda sambungan lengan atas dan bawah suspensi. Tulangan lengan ini biasanya dicetak dengan bentuk huruf "V", yang menyerupai tulang garpu (wishbone) burung. Dengan bentuk tulangan sedemikian rupa, perbedaan ketidakseimbangan gerakan suspensi bisa lebih mudah kedeteksi. Kekuatan tipe suspensi ini juga populer dipake berbagai mobil sport yang ngutamain kestabilan kendali mobil. Tapi gimanapun juga, komponennya yang cukup banyak dan rumit berakibat tipe suspensi ini cukup makan tempat.

Multi-Link


Suspensi tipe ini adalah versi lebih majunya double wishbone dimana jumlah lengan yang dipake berkisar antara 3 dan 5 lengan. Masing-masing lengan merupakan bagian terpisah yang bekerja secara mandiri dalam mengontrol kestabilan as roda. Dengan kebebasan kerja dan banyaknya jumlah lengan, kinerja suspensi dalam menjaga roda agar tetap kena kontak dengan lintasan di berbagai situasi jadi lebih efektif karena pergerakan lengan suspensi lebih bebas ke segala arah. Suspensi tipe ini sering dipake di suspensi belakang mobil FF supaya bisa mempertahankan traksi roda belakang dan kestabilan mobil pada kecepatan tinggi.



Sekian artikel Gran Turismo 6 Mechanism edisi suspensi kali ini. Di edisi mendatang kita bakal bahas lebih mendalam soal seluk beluk roda mobil.

Untuk seri artikel Gran Turismo 6 Mechanism yang lain, kalian bisa baca melalui link dibawah:


image : texaslocost.homestead.com | caranddriver.com | suspension.com | bremarauto.com | wikipedia | trucktrend.com | mustangmonthly.com | automotiveaddicts.com

Ditulis oleh Denny Aryadi pada 12 March 2014 09:00



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus