Auto-quest dalam MMORPG, Yes or NO?

Duh bingung mau lapor quest ke mana? Atau ga tau harus ngelawan monster yang mana? Well, sebagai permain MMORPG, hal tersebut tak perlu memusingkan kalian. Sebab banyak MMORPG yang mengadopsi fitur auto quest

Fitur auto quest ini lumrah dijumpai pada banyak MMORPG. Entah itu versi client, maupun web based. Jika dipikir-pikir, hampir semua MMORPG yang dirilis di Indonesia, pasti punya fitur ini. Well, namun apakah fitur auto quest ini menolong gamer? Ataukah malah merepotkan, dan malah mengurangi pengalaman gaming ya?

Auto quest itu apa?

Gampangnya sih, auto quest itu membawa karakter kalian, langsung menuju target quest. Termasuk juga mengantarkan kalian ke NPC untuk melapor. Untuk mengaktifkannya, kalian cukup menekan keterangan quest. Kemudian karakter kalian akan berjalan sendiri menuju lokasi quest itu.

Misalnya kalian harus ngebunuh 10 wild bees. Daripada bingung mencarinya ke penjuru map, kalian bisa menekan tulisan wild bees pada keterangan quest. Lalu, jeng-jeng, karakter kalian akan berjalan otomatis ke tempat wild bees berada. Setelah mengalahkan wild bees, kalian harus lapor ke NPC Anu. Nah, tak usah repot mencari posisi si NPC Anu. Cukup klik saja namanya, dan karakter kalian akan bergerak sendiri ke tempat si NPC.



Fitur ini sebetulnya praktis, dan memudahkan pemain. Kalian ga perlu susah-susah berkeliling seantero map. Atau berpusing-pusing membaca walktrourgh di internet. Mencari NPC juga dipermudah dengan fitur ini. Keberadaan auto quest juga mempercepat proses quest yang membosankan. Misalnya aja quest ngomong ke si NPC Anu, lalu lapor ke si NPC Itu. Ga perlu pakai susah, aktifkan saja auto quest. Maka karakter kalian akan dengan cepat berjalan menghampiri si NPC.

Yah.. mengingat quest di MMORPG juga biasanya amat sederhana, dan tidak menyangkut puzzle solving. Fitur Auto Quest bisa dikatakan sebagai sesuatu yang mempermudah kalian, dan menyingkat waktu.

Teralu.. otomatis?

Namun ada kalanya fitur ini malah menjadi sesuatu yang.. teralu otomatis. Bahkan, lebih parahnya lagi. Gamer serasa ga bermain game. Gara-garanya, karakter kalian malah terus menerus berjalan sendiri menghampiri NPC.

Hal ini kerap kali saya jumpai pada sejumlah MMORPG web based. Bisa dikatakan, sebagian besar MMORPG web based yang saya mainkan, punya fitur auto quest bermasalah ini. Yang saya lakukan Cuma menekan tombol OK pada kotak dialog NPC. Lalu, karakter saya tahu-tahu sudah berjalan sendiri, menuju NPC selanjutnya. Bahkan.. melawan monster saja bisa dibuat auto. Alias karakter kalian akan menyerang monster dengan sendirinya, tanpa kalian atur sama sekali.



Lalu.. di mana letak sensasi bermain game, jika semuanya serba otomatis seperti itu? Setidaknya, berikanlah kesempatan kepada gamer, untuk mencari sendiri. Tanpa harus dituntun secara terus menerus seperti itu.

Kesimpulannya

Saya pribadi memiliki rasa benci tapi rindu dengan fitur ini. Well, di satu sisi saya memang menganggap auto quest malah mengurangi feel bermain MMORPG itu sendiri. Jelas sekali auto quest memangkas elemen eksplorasi, yang menjadi kunci dalam RPG. Yang perlu gamer lakukan, hanya menekan tombol saja. Lalu.. voila, karakter berjalan sendiri menuju NPC dan quest selesai.

Tapi di sisi lain, fitur ini memang kerap kali menolong. Terutama dalam menyelesaikan quest-quest yang menjemukan, atau mencari monster yang posisinya ngumpet. Terlebih lagi, auto quest sebetulnya membantu gamer pendatang baru, yang sebelumnya ga pernah menyentuh MMORPG sama sekali. Mereka ga usah pusing nyari-nyari tempat monster atau NPC.



Tetapi jika dilakukan teralu berlebihan, auto quest malah benar-benar menghapus pengalaman gaming itu sendiri. Di mana letak asyiknya, melihat karakter kalian berjalan sendiri ke NPC, lalu membunuh monster, kemudian kembali ngelapor ke NPC? Semuanya berlangsung begitu saja, tanpa menekan banyak tombol. Yang kalian lakukan hanyalah menekan tombol OK, atau Next.



Bagaimana menurut kalian? Apakah kalian enjoy dengan auto quest, atau malah menganggapnya tak perlu?

Ditulis oleh Chris Yang pada 06 March 2014 13:02



Berita Terpopuler

comments powered by Disqus