url yang dibaca ".$url."
jackie-chan-meme

Apa rasanya mengembangkan game untuk masing masing konsol ?

jackie chan meme 600x450 Apa rasanya mengembangkan game untuk masing masing konsol ?

Cory Bloyd yang bekerja di Munkeyfun studio menjabarkan bagaimana sulit atau mudahnya mengembangkan game untuk beberapa konsol yang berbeda, mulai dari PS1 sampai PS3. Sampai sekarang memang diakui bahwa PS3 adalah yang tersulit.

Playstation 1 : Semuanya simpel, jelas dan langsung kelihatan. Dengan pengalaman satu tahun saja seseorang akan segera mengerti bagaimana mengembangkan game di PS1 bahkan sampai ke level terkecil. Dibandingkan dengan apa yang kamu perbuat pada PC jaman itu, rasanya luar biasa. Tidak ada debugger, sehingga kamu meluncurkan game mu sambil melihat apa yang salah.

N64 : Semuanya langsung berhasil! Untuk banyak kasus, memang cepat dan fleksibel. Bahkan kamu akan merasa banyak aspek yang belum digunakan disana. Bahkan jika kamu mengembangkan game secara asal asalan, game tersebut akan jauh lebih baik dibandingkan di PS1. Setiap megabyte dari cartridge nya berharga sangat mahal. Ada debugger disana, akan tetapi debugger nya sendiri seringkali memiliki bug yang aneh.

Dreamcast : CPU nya (Hitachi SH-4) sangat aneh. GPU nya juga aneh banget. Ada banyak sekali fitur disana yang kamu tidak akan tau bagaimana cara menggunakannya. Mirip seperti cara Microsoft yang berusaha mengikutinya dengan membuat console dengan DirectX mandiri. Keren, tapi rumit dan semestinya tidak begitu.

PS2 : Pertamakali kamu akan diminta untuk membaca tumpukan buku manual yang masing masing setebal 10 inchi. Pertama kali kamu baca tumpukan buku tersebut, nggak ada yang bisa dimengerti. Begitu kamu baca tumpukan buku tadi kedua kalinya, kamu mulai mengerti apa maksud nya buku ketiga, karena kamu sudah mengerti buku kedelapan. Susunannya semrawut, tidak kronologis. Mesinnya punya 10 macam processor dan 6 macam memory, masing masing ditujukan untuk melakukan hal yang berbeda. Banyak sekali hal keren yang bisa kamu lakukan disana, akan tetapi ada banyak sekali lobang kesalahan yang mengancam. Untuk menampilkan grafis pertama saja satu team developer handal butuh waktu kira kira 1 bulan, karena harus melakukan perintah reroute dari R5900 -> VIF -> VU1 -> GIF -> GS, tanpa ada feedback apakah kamu sudah melakukannya dengan benar atau terbalik atau apapun. Ada debugger dan bekerja cukup baik. Akan tetapi sebenarnya kamu hanya perlu menuliskan kode dengan benar tanpa bugs samasekali agar sebuah game jalan lancar.

GameCube : Saya tidak banyak berkerja dengan GC. Tapi nampaknya sangat fleksibel, dan kamu dapat melakukan apapun disana. Sayangnya semuanya terlihat seimbang, tidak sangat keren maupun sangat bagus. GPU nya sangat kencang akan tetapi justru tidak dimanfaatkan dengan baik dibandingkan dengan Xbox. CPU nya memiliki latency yang sangat rendah, sekali lagi, tidak dimanfaatkan dengan baik. Ditambah lagi separuh dari RAM nya memiliki latency yang berbeda, sehingga terjadi lag. Jadi kamu harus benar benar mengatur struktur data mana saja yang penting, mana yang tidak penting dan meletakkannya satu persatu dengan hati hati.

PSP : Tidak banyak yang bisa diceritakan disini, intinya, ini cuma PS2 yang diperkecil fitur nya, akan tetapi secara pemrogramman lebih mirip PS1. Mereka memperbaiki banyak hal agar tidak rumit dan lebih mudah digunakan, akan tetapi jadi tambah aneh jika dibandingkan dengan design aslinya. Resolusinya sangat kecil tetapi memiliki PS2 rasterizer yang sama sehingga kamu bisa bermain lebih banyak grafis disana.

Xbox : Sangat mirip dengan PC. Ada beberapa hal disana yang bisa kamu lakukan untuk membuat mesinnya maksimal. Akan tetapi umumnya, banyak yang sudah puas dengan kemampuannya yang mirip PC. Hal yang paling istimewa adalah debuggernya. Debuggernya bekerja sebagaimana layaknya debugger!

Xbox 360 : Sangat mirip dengan PC sampai akhirnya kamu menggunakannya. GPU nya sangat baik akan tetapi memiliki EDRAM sangat kecil sehingga untuk menampilkan standar anti-aliasing pada gamenya saja diperlukan 2x render dari seluruh scene. Ngaco. Kamu menggunakan Dx9 dan hampir segalanya mudah. Akan tetapi dengan optimasi manual, kamu bisa melakukannya lebih baik dan optimal ketimbang menggunakan directX. Sampai suatu ketika, kamu akan melihat kalau kode mu sama sekali tidak terlihat seperti PC, karena sama sekali tidak menggunakan DirectX dan semuanya malah terlihat lebih baik!!

PS3 : Sebuah kotak 40 kilogram nongol di meja kami dengan printout 24 halaman mengenai bagaimana caranya menyalakan mesin ini. Semua orang mencoba, dan semuanya gagal total. Sampai akhirnya hanya ada satu orang yang berhasil dan dia menyalakan semua mesin itu bagi kami semua. Disana hanya ada satu CPU. Sepertinya CPU itu mampu melakukan semua hal sekaligus! Keren! Sayangnya tidak begitu. SPUnya terlihat luarbiasa keren dan nampaknya memang sangat keren kecuali untuk gaming. CPU debuggernya cukup OK, akan tetapi tidak ada SPU debugger. Sampai akhirnya developer tangan pertama Sony membuat sendiri GPU debugger. Sementara itu, GPU nya malah sangat sangat menyedihkan. Banyak pihak berusaha untuk bekerja hanya dengan menggunakan CPU, akan tetapi CPU nya tidak cukup kuat menangani grafis. Beberapa orang akhirnya mengulik SPUnya, dan WOW! Ternyata kencang sekali! Maka beban GPU dipindahkan ke SPU dan seyogyanya GPU nya tidak usah digunakan sama sekali.

Tulis komentarmu di comment box dibawah!

1971
Author: Anang Pradipta
Gamexeon.com's Big Boss. A Game Changer. Creative Marketer. Biomonitor of stream quality on life areas. Half human, half elves. Work hard like android. follow @anangpradipta
url yang dibaca ".$url."
SUDAH ADA 12 COMMENT. TAMBAHKAN COMMENTMU DISINI
PS !!! says:

bukti PS3 paling bagus gak perlu GPU bisa jalan gimana pakai GPU liat saja first party nya sony

PS3 : GPU ga digunakan?waaaaawwwwww..coooooolllllllll
Nah apa semua developer bisa liat kaya gini ga tu ya..

Debugger itu apa? SPU itu apa? Banyak yang ga paham XD

ibaratnya, kalau lo nulis dan kebetulan salah ketik, fungsi debugger adalah meng-undo kesalahan tulis lo. ctrl – z tapi multilevel.

orangpelupa says:

bisa juga buat tahu ketika crash yang aktif terakhir apaan
atau buat lihat yang ditulis itu ke trigger atau nggak

luas banget fungsinya >_<

tapi ya memang intinya buat bantu cari tahu kesalahan

SPU?

Ditambah B jadi tempat isi bensin.. XD

orangpelupa says:

SPU core yang ada di dalam Cell (CPU PS3) tapi fungsinya sangat terbatas tapi sangat cepat untuk melakukan hal-hal terbatas itu.

jadi CELL itu ungkin kayak gini
1 PPE + 7 SPE/SPU

1 Bos + 7 Tukang spesialis kayu

jadi waktu bikin meja, kursi, langsung aja serahkan ke SPU/SPE. Ngebut dan kerjanya dikeroyok.

Tapi begitu harus menentukan dimana meletakkan meja kursi yang paling bagus, si bos kerja sendirian.

orangpelupa says:

ps1 gw kira susah dipakainya. dia punya banyak processor khusus untuk mengerjakan sesuatu dan pada pelan dan fiturnya tanggung.

PS2 bagaikan evolusi dari ps1 ke arah yang parah lol
semakin ruwet aja.

PS3 evolusi ps2 k arah yang semakin parah juga.
terus menjadi semakin ruwet

malah kata hirai-san PS3 sengaja dibikin ruwet biar game 1st party bisa bagus sendiri

Swordian says:

Yang di PS3: "GPU-nya tidak usah dipakai sama sekali", "SPU-nya terlihat luar biasa keren dan nampaknya memang sangat keren kecuali untuk gaming". Sampai segitunya? Apa ada yang salah dari konsol ini. Tampaknya sang adik ini harus lebih banyak belajar dari kakak tertuanya PS1 agar bisa lebih simpel dan ga terlihat jelas :-D .
Dari curhatan si Om, kayaknya meridukan dua konsol klasik, PS1 dan N64 ya Om. Ga heran juga kalau pengembangan game sekarang biaya dan waktunya jadi jauh membengkak :-p. Bagaimana nih dengan Next-Gen console? Moga bisa jauh lebih bersahabat dengan developer. Jadinya pengembangan game akan lebih murah, waktu pengerjaannya juga ga molor-molor :-)

yang salah dari konsol ini adalah sebenarnya mereka nggak tau mau menciptakan apa, pokokmen diatas kertas dahsyat. Dari obrolan diatas keliatannya hanya nintendo dan microsoft yang sebenarnya paling paham mau menciptakan apa, cuma mungkin secara teknis kesandung dengan teknologi (atau kalau dalam kasus nintendo, kesandung sama oximoronism yang sama dengan Sony. Mungkin.. karena unsur 'jepang' nya..)

url yang dibaca ".$url."
url yang dibaca ".$url."

Switch to our mobile site

75 q 1.046