
Google dan Apple semakin menguasai hampir seluruh aspek dunia mobile saat ini, dimulai dari perangkat hingga game. Hal ini dapat dibuktikan dengan menjamurnya berbagai game berkualitas grafis tinggi tersedia baik di iTunes (iOS) dan Google Play (Android).
Ternyata perkembangan pesat yang dicapai keduanya dianggap mejadi sebuah ancaman serius, khususnya bagi para pembuat konsol portabel, diantaranya Nintendo atau Sony.
Seperti yang dilaporkan Fortune, penelitian terbaru dari Flurry Analytics menunjukkan bahwa perangkat Android dan IOS menyumbang 58% dari seluruh pendapatan mobile gaming di Amerika Serikat, sedangkan Sony PlayStation Vita dan Nintendo 3DS hanya meraih 36% saja.
Stagnan, mungkin adalah kata yang cocok menggambarkan perkembangan platform konsol portabel. Jadi tidak terlalu mengejutkan. Cukup tragis memang, pasalnya pada tahun 2009 lalu Nintendo sendiri mampu tampil gemilang menyumbang hampir 70%.
Sebagai perusahaan dengan sejarah panjang di dunia game, seharusnya mereka mampu tampil lebih baik dari kondisi saat ini. Atau setidaknya agar prediksi analis dari Cowen, Doug Creutz, yang mengatakan bahwa smartphone dan tablet akan berperan dalam pertumbuhan industri mobile gaming tidak terjadi.
“Kami percaya preferensi konsumer akan beralih dengan cepat ke game mobile, mengingat kualitas permainannya serupa, jika tidak lebih baik, dan game mobile memiliki keuntungan tambahan yaitu dapat dimainkan kapan saja, dimana saja,” tulisnya.
via Source













